KENAPA MUSLIM MENYEMBELIH HEWAN QURBAN?

Hasil gambar untuk sapi cantik
KENAPA BERQURBAN?
.
Dasar
.
Kata Qurban dari bahasa Arab :
.

قَرُبَ – يَقْرُبُ – قُرْبًا وَ قُرْبَانًا وَ قِرْبَانًا. المنجد

.
yang artinya : “Mendekat/pendekatan”.

.
Sedang pengertian Qurban menurut agama yaitu, “Usaha pendekatan diri seorang hamba kepada Penciptanya dengan jalan menyembelih binatang ternak dan dilaksanakan dengan tuntunan, dalam rangka mencari ridla-Nya”.

.
Firman Allah SWT :
.

لَنْ يَنَالَ اللهَ لُحُوْمُهَا وَلاَ دِمَآءُهَا وَلكِنْ يَّنَالُهُ التَّقْوى مِنْكُمْ، كَذلِكَ سَخَّرَهَا لَكُمْ لِتُكَبّرُوا اللهَ عَلى مَا هَديكُمْ، وَ بَشّرِ اْلمُحْسِنِيْنَ. الحج:37
.
Daging-daging unta itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridlaan) Allah dan tidak (pula) darahnya, tetapi taqwa dari pada kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkannya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah atas hidayah-Nya kepada kamu, dan berilah khabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik. [QS. Al-Hajj : 37]

.
Hukum dan Keutamaan Qurban

Menyembelih qurban pada hari raya ‘Iedul Adha dan hari Tasyriq (tanggal 10, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah) hukumnya Sunnah Muakkad.

.

Namun bila melihat hikmat dan atsar/bekas yang dapat diserap dari ibadah qurban ini maka bagi orang yang faham agama tentu tidak akan berhenti pada formal hukum begitu saja dan melewatkan kesempatan yang demikian besar nilainya di sisi Allah SWT. Nabi SAW bersabda
.
مَا عَمِلَ ابْنُ ادَمَ يَوْمَ النَّحْرِ عَمَلاً اَحَبَّ اِلَى اللهِ مِنْ هِرَاقَةِ دَمٍ وَ اِنَّهُ لَتَأْتِى يَوْمَ اْلقِيَامَةِ بِقُرُوْنِهَا وَ اَظْلاَفِهَا وَ اَشْعَارِهَا وَ اِنَّ الدَّمَ لَيَقَعُ مِنَ اللهِ بِمَكَانٍ قَبْلَ اَنْ يَقَعَ عَلَى اْلاَرْضِ فَطِيْبُوْا بِهَا نَفْسًا. الترمذى و ابن ماجه
.
Tak ada amal anak Adam pada hari Nahr (‘Iedul Adha) yang paling disukai Allah selain dari menyembelih qurban, qurban itu akan datang kepada orang-orang yang melakukannya pada hari qiyamat seperti semula, yaitu lengkap dengan anggotanya, tanduk, kuku dan bulunya. Darah qurban itu lebih dahulu jatuh ke suatu tempat yang disediakan Tuhan sebelum jatuh ke atas tanah. Oleh sebab itu, berqurbanlah dengan senang hati. [HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah]

.

عَنْ زَيْدِ بْنِ اَرْقَمَ قَالَ: قَالَ اَصْحَابُ رَسُوْلِ اللهِ ص: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَا هذِهِ اْلاَضَاحِيُّ؟ قَالَ: سُنَّةُ اَبِيْكُمْ اِبْرَاهِيْمَ. قَالُوْا: مَا لَنَا فِيْهَا يَا رَسُوْلَ اللهِ؟ قَالَ: بِكُلّ شَعَرَةٍ حَسَنَةٌ. ابن ماجه 2: 1045
.
Dari Zaid bin Arqam, ia berkata : Para shahabat Rasulullah SAW bertanya, “Ya Rasulullah, apakah udlhiyah itu ?”. Jawab Nabi SAW, “Itulah sunnah ayahmu, Ibrahim”. Mereka bertanya, “Apa yang kita peroleh dari udlhiyah itu, ya Rasulullah ?”. Jawab beliau, “Pada tiap-tiap helai bulunya kita peroleh satu kebaikan”
. [HR. Ibnu Majah 2 : 1045].

.

Bahkan orang yang mampu tetapi tidak bersedia melaksanakan ibadah qurban, dilarang untuk mendekat/shalat bersama Nabi SAW di Mushalla beliau, sebagaimana sabdanya :

.

مَنْ وَجَدَ سَعَةً ِلاَنْ يُضَحّيَ فَلَمْ يُضَحّ فَلاَ يَقْرُبَنَّ مُصَلاَّناَ. احمد و ابن ماجه عن ابى هريرة
.
Barangsiapa yang mempunyai kemampuan untuk berqurban tetapi tidak mau melaksanakannya, maka janganlah ia dekat-dekat ke tempat shalat kami. [HR. Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah].
Advertisements

KUBURAN FARDU KIFAYAH “AS-SUNNAH” DI SABABILAH

 Alhamdulillah Fardu Kifayah “As-Sunnah” Buntok tetap mengemban amaliah pemakaman gratis bagi semua kaum muslimin pendamba sunnah. Kondisi makam di Jalan Simun Raya desa Sababilah semakin membaik. Ini tidak lepas dari bantuan kebersihan oleh Petugas Kebersihan dari Dinas Tata Kota, Pemakaman dan Perumahan Kabupaten Barito Selatan.

.

Proses pemakaman tidak ada biaya apa pun. Siapa pun dari ummat Islam dapat dimakamkan di pemakamanan As-Sunnah, tanpa biaya sama sekali, sepanjang bersedia dilaksanakan secara sunnah dan menanda-tangani surat pernyataan.

.
Pengurus Fardhu Kifayah As-Sunnah Buntok terdiri dari Haji Rismato bin Sarbit (Ketua), Syamsuddin Rudiannoor bin Abdul Gani (Sekretaris), Maidi bin Riduansyah (Bendahara).
.
Informasi dan pelayanan Fardu Kifayah As-Sunnah Buntok berhubungan dengan Bapak Abdul Wahab  di Toko Herbal FATTAH, Jalan Karau / depan SD Negeri VII di Buntok, kontak Hp / SMS 0812 5009 6805.
.
Sekian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

KHUTBAH JUM’AT 28 JULI 2017 “ANJURAN MENIKAH”

poliMUKADDIMAH

.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا.

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأََرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

أَمَّا بَعْدُ:

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.

.

ANJURAN MENIKAH

.

ياَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ منْ نَّفْسٍ وَّاحِدَةٍ وَّ خَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَ بَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَّ نِسَاءً، وَ اتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِه وَ اْلاَرْحَامَ، اِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا. النساء:1

Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya; dan daripada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu. [QS. An-Nisaa’ : 1]

.

وَ مِنْ ايتِهِ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَاجًا لّتَسْكُنُوْا اِلَيْهَا وَ جَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّ رَحْمَةً، اِنَّ فِيْ ذلِكَ لايتٍ لّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ. الروم:21

Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. [QS. Ar-Ruum : 21]

.

وَ لَقَدْ اَرْسَلْنَا رُسُلاً مّنْ قَبْلِكَ وَ جَعَلْنَا لَهُمْ اَزْوَاجًا وَّ ذُرّيَّةً. الرعد:38

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka isteri-isteri dan keturunan. [QS. Ar-Ra’d : 38]

.

FAKTA PERNIKAHAN

.

Selamet Riyadi (16), remaja asal Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menikahi Rohaya (71). Pernikahan digelar sederhana di rumah Kuswoyo, Minggu (2/7/2017). Disaksikan masyarakat sekitar, keduanya mengucap janji sehidup semati.

.

Selamet dekat dengan Rohaya sekitar 6 bulan lalu. Menurut ketua RT I, Desa Karangendah, Kecamatan Lengkiti, OKU, Kuswoyo, orangtua Selamet bercerai. Ibunya menikah lagi. Keduanya dinikahkan dan dicatat oleh KUA. Kalau tidak dinikahkan keduanya mengancam bunuh diri. Akhirnya pernikahan ini menimbulkan pro-kontra.

.

Menurut keterangan mayoritas ahli sejarah, usia Khadijah ketika menikah dengan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sekitar 40 tahun. Ada juga yang mengatakan 45 tahun. Sementara menurut riwayat al-Baihaqi dan al-Hakim, usia Khadijah 35 tahun. Sementara Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam berusia sekitar 25 tahun.

.

Al-Hafidz Ibnu Katsir menukil keterangan az-Zuhri,

.

قال الزهري: وكان عمر رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم تزوج خديجة إحدى وعشرين سنة، وقيل خمسا وعشرين سنة، زمان بنيت الكعبة، وقال الواقدي وزاد: ولها خمس وأربعون سنة

.

Az-Zuhri mengatakan, “Usia Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika menikah dengan Khadijah adalah 21 tahun. Ada juga yang mengatakan 25 tahun. Di zaman pembangunan ulang Ka’bah. Sementara kata al-Waqidi, ada tambahan, “Usia Khadijah 45 tahun.” (as-Sirah an-Nabawiyah, Ibnu Katsir, 4/581).

.

Setelah Khadijah Radhiyallahu ‘anha meninggal, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Saudah bintu Zam’ah. Beliau janda yang sudah tua. Saudah dinikahi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam di usia sekitar 66 th.

.

Muhammad Abu Zahrah dalam kitabnya Khatam an-Nabiyin mengatakan,

.

تزوج النبي صلى الله تعالى عليه وسلم من بعدها قبل الهجرة سودة بنت زمعة، وكانت نحو سن خديجة، أي في ست وستين من عمرها

.

Setelah meninggalnya Khadijah, sebelum Hijrah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Saudah bintu Zam’ah. Usianya seperti Khadijah, kurang lebih 66 tahun. (Khatam an-Nabiyin, 3/1097)

.

Zaid bin Haritsah dinikahkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan Ummu Aiman. Dalam Fatwa Syabakah Islamiyah pernah dibahas usia Zaid dengan Ummu Aiman. Kesimpulan yang disampaikan,

.

ولم نطلع على من ذكر تاريخ ولادتها، ولا كم تكبر زيداً، ولا كم عاشت، ولكن فارق السن بينها وبين زيد فارق كبير، فقد كانت حاضنة رسول الله صلى الله عليه وسلم، وزيد أصغر من رسول الله صلى الله عليه وسلم بعشر سنوات

.

Kami tidak mengetahui orang yang menyebutkan tahun kelahiran Ummu Aiman, tidak juga kami jumpai berapa selisih usia beliau dengan Zaid. Namun yang jelas, ada selisih jauh antara usia Ummu Aiman dengan usia Zaid. Ummu Aiman mengsuh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, sementara Zaid 10 tahun lebih muda dibandingkan Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Fatwa Syabakah Islamiyah, no. 19436)

.

PERINTAH MENIKAHKAN WALAUPUN MISKIN

 وَ اَنْكِحُوا اْلاَيَامى مِنْكُمْ وَ الصّلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَ اِمَائِكُمْ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِنْ فَضْلِه، وَ اللهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ. النور:32

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. [QS. An-Nuur : 32]

.

 و فى رواية البيهقى، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِذَا تَزَوَّجَ اْلعَبْدُ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ نِصْفَ الدِّيْنِ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِى النِّصْفِ اْلبَاقِى.

Dan dalam riwayat Baihaqi disebutkan, Rasulullah SAW bersabda, “Apabila seorang hamba telah menikah, berarti dia telah menyempurnakan separo agamanya, maka hendaklah dia bertaqwa kepada Allah pada separo sisanya.

.

Disampaikan oleh Syamsuddin Rudiannoor

di Masjid Polsek Dusun Selatan di Buntok

Tanggal 4 Dzulqa’dah 1438 (28 Juli 2017)

.

Reff:

https://news.detik.com/berita/d-3546659/begini-kisah-cinta-abg-dan-nenek-71-tahun-sebelum-akhirnya-nikah

https://konsultasisyariah.com/24742-menikah-dengan-wanita-lebih-tua-tidak-sesuai-sunah.html

http://1001hadits.blogspot.co.id/2012/01/

 

Pendaftaran Ibadah Qurban 1438 H Dibuka

Foto Jamaah As-sunnah Buntok.

Panitia Qurban Yayasan Imam Syafi’i Batuah Buntok membuka pendaftaran Ibadah Qurban 1438 H:

1. Kontribusi per peserta Rp. 2.000.000,-

2. Pembayaran terakhir 5 (lima) hari sebelum pelaksanaan.

3. Penyembelihan hewan qurban pada hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah 1438 H.

4. Tempat pendaftaran dan pelaksanaan ibadah qurban di lingkungan Polsek Dusun Selatan, Jalan Andreas Gani Gandrung, Buntok.


5. Kontak Panitia : Abdul Wahab (0812 5009 6805)

 

Foto Jamaah As-sunnah Buntok.
Sampai saat ini insya Allah sudah terkumpul dana untuk pembelian 3 ekor sapi. Masih dibuka pendaftaran bagi yang menyusul. Silakan hubungi alamat kontak di atas atau datang langsung ke musholla al-Syarikah Polsek Dusun Selatan di Buntok setiap waktu sholat lima waktu.

“CIRI ORANG BERIMAN DALAM SURAH ALI IMRAN 133-136” OLEH USTADZ SUNARDI, M.Pd.I

KILASAN TAUSIAH BADA SUBUH JUM’AT 23 JUNI 2017 (28 RAMADHAN 1438) DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN DI BUNTOK

dsc00005.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (١٣٣) الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (١٣٤) وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ (١٣٥)أُولَئِكَ جَزَاؤُهُمْ مَغْفِرَةٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَجَنَّاتٌ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ (١٣٦

Surat Ali Imran Ayat 133-136:

133. Bersegeralah kamu mencari ampunan dari Tuhanmu dan mendapatkan surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa,

134. (yaitu) orang-orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.

135. Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, segera mengingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa-dosanya selain Allah? Mereka pun tidak meneruskan perbuatan dosa itu, sedang mereka mengetahui.

136. Balasan bagi mereka ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalamnya. Itulah sebaik-baik pahala bagi orang-orang yang beramal.

.

Dalam ayat ayat ini Allah menunjukkan ciri khas orang beriman itu adalah:
.
133. Bersegera mencari ampunan Allah untuk mendapatkan surga.
.
134. – Berinfak baik di waktu lapang maupun sempit, menahan amarah dan mema’afkan (kesalahan) orang lain.
.
135. Apabila mengerjakan perbuatan keji atau menzalimi diri sendiri, segera mengingat Allah, memohon ampunan atas dosa-dosanya, dan tidak meneruskan perbuatan dosa itu.

“CIRI ORANG BERIMAN DALAM SURAH AL-BAQARAH 177” OLEH USTADZ SUNARDI, M.Pd.I

KILASAN TAUSIAH BADA TARAWIH KAMIS 22 JUNI 2017 (28 RAMADHAN 1438) DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN DI BUNTOK

dsc00005.
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:
.
 
لَيْسَ الْبِرَّ أَنْ تُوَلُّوا وُجُوهَكُمْ قِبَلَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ وَلَٰكِنَّ الْبِرَّ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالْكِتَابِ وَالنَّبِيِّينَ وَآتَى الْمَالَ عَلَىٰ حُبِّهِ ذَوِي الْقُرْبَىٰ وَالْيَتَامَىٰ وَالْمَسَاكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَالسَّائِلِينَ وَفِي الرِّقَابِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَالْمُوفُونَ بِعَهْدِهِمْ إِذَا عَاهَدُوا ۖ وَالصَّابِرِينَ فِي الْبَأْسَاءِ وَالضَّرَّاءِ وَحِينَ الْبَأْسِ ۗ أُولَٰئِكَ الَّذِينَ صَدَقُوا ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُتَّقُونَ


Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa. 
.
Ciri khas orang-orang beriman itu berusaha melakukan “al-birr” atau “kebajikan” yaitu:
.
1. Beriman kepada yang gaib yakni beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi sebelum Muhammad.
.
2. Memberikan harta yang dicintainya kepada orang lain (kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir yang memerlukan pertolongan dan orang-orang yang meminta-minta; serta (memerdekakan) hamba sahaya. Dia juga taat membayar zakat.
.
3. Mendirikan shalat,
.
4. Menepati janjinya apabila ia berjanji, 
.
5. Dan sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. 
.
Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa.
.

“CIRI DAN KEUNTUNGAN ORANG BERIMAN” OLEH USTADZ SUNARDI, M.Pd

dsc00005KILASAN TAUSIAH BADA SHUBUH KAMIS 22 JUNI 2017 (27 RAMADHAN 1438) DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN DI BUNTOK

.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

الٓمٓ (١) ذَٲلِكَ ٱلۡڪِتَـٰبُ لَا رَيۡبَ‌ۛ فِيهِ‌ۛ هُدً۬ى لِّلۡمُتَّقِينَ (٢) ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَـٰهُمۡ يُنفِقُونَ (٣) وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأَخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ (٤) أُوْلَـٰٓٮِٕكَ عَلَىٰ هُدً۬ى مِّن رَّبِّهِمۡ‌ۖ وَأُوْلَـٰٓٮِٕكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ (٥)

.

“Alif Laam Miim (1); Kitab ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa (2); Yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib, menegakkan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami berikan (3); Mereka juga beriman kepada kitab yang Kami turunkan kepadamu dan yang diturunkan sebelum kamu, mereka juga yakin akan datangnya hari Akhirat (4); Mereka itulah yang berada pada petunjuk Allah dan merekalah orang-orang yang berbahagia”. (5) (Q.S. Al-Baqarah [2]: 1-5)

 

Huruf-huruf (alif, lam, mim) yang terletak pada permulaan sebagian dari surat-surat Al-Quran seperti ini, di antara ahli-ahli ada yang menyerahkan pengertiannya kepada Allah, karena dipandang termasuk ayat-ayat mutasyabihat, dan ada pula yang menafsirkannya.

.

Dari ayat di atas dapat kita ketahui bahwa ciri-ciri orang yang bertaqwa itu diantaranya adalah :
– Beriman kepada yang Ghaib,
Kita ketahui bahwa yang dikatan ghaib itu adalah yang tidak bisa dilihat dengan kasat mata. Mengapa Allah mengatakan orang yang beriman kepada yang ghaib adalah ciri orang bertaqwa? Pertama karena Allah adalah Ghaib maka siapa yang percaya dengan yang ghaib sudah tentu dia percaya akan Allah SWT. Demikianlah seterusnya terhadap rukun iman.
.
– Mendirikan Shalat,
Orang yang sudah percaya dengan yang ghaib sudah tentu akan mendirikan shalat karena dia tahu bahwa shalat itu merupakan perintah Allah yang Maha Ghaib.
.
– Mengeluarkan sebahagian Hartanya,
Tidak semua orang yang memiliki harta mau dan mampu untuk mengeluarkan sebagian ataupun sedikit dari harta yang dia miliki untuk orang yang berhak meskipun ada perintah Allah. Yang sedemikian itu karena manusia memang lebih cinta kepada dunia dan lupa akhirat ketika dalam kesenangan. Makanya Allah menetapkan salah satu ciri orang bertaqwa adalah mengeluarkan sebahagian rezeki yang dimilikinya di jalan Allah.
.
Demikianlah diantara ciri orang bertaqwa yang ada di dalam al-qur’an surah al-Baqarah ayat 3, mudah-mudahan ada manfaatnya untuk kita semua dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, amiin.
.
Syamsuddin Rudiannoor