Archive | February 2016

Persekutuan Gereja Menolak Pembangunan Masjid di Wamena Papua

 – Minggu, 28 Februari 2016

Islamedia – Persekutuan Gereja Gereja Jayawijaya (PGGJ) menegaskan penolakanya terhadap pembangunan tempat ibadah Umat Islam berupa Masjid Raya di Jayawijaya.
.
Penolakan ini disampaikan pada rapat koordinasi antar Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Kabupaten Jayawijaya Pemda dan Persekutuan Gereja-Gereja Jayawijaya di gedung Ukumiarek Asso, kamis(25/2/2016).
.
Dalam pertemuan tersebut Pendeta. Abraham Unirwalu, S,Th mengungkapkan bahwa Umat kristiani menolak secara tegas pembangunan masjid agung Baiturahman.  Abraham mengklaim ada 15 gereja di kabupaten Jayawijaya dan telah dirumuskan dalam 9 pernyataan sikap.
.
Inilah 9 pernyataan sikap Persekutuan Gereja Gereja Jayawijaya terkait pembangunan masjid Baiturahman yang telah ditandatangani oleh 5 pendeta pengurus PGGJ di Wamena, tertanggal 25 Februarti 2016.

1. Seluruh dominasi gereja di kabupaten Jayawijaya meminta pemda jayawijaya mencabut/membatalkan ijin membangun masjid Baiturahman wamena.
2. Panitia pembangunan masjid harus menghentikan pembangunan.
3. Menutup mushola/ masjid yang tidak memiliki ijin bangunan.
4. Dilarang pembangunan masjid baru di Kabupaten Jayawijaya
5. Dilarang menggunakan toa/pengeras suara saat sholat, karena sangat mengganggu ketenangan masyarakat.
6. Dilarang menggunakan busana ibadah, jubah dan jilbab di tempat umum.
7. Hentikan upaya menyekolahkan anak- anak Kristen Papua di Pesantren.
8. Hentikan mendatangkan guru-guru kontrak non kristen.
9. Demi keharmonisan kenyamanan, dan keamanan agar dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.

.

Pernyataan Sikap Gereja Menolak Pembangunan Masjid
[islamedia/mh]

LGBT

LGBT
Kiamat? Ya, hari kiamat! Semakin hari kiamat semakin dekat. Satu demi satu tanda-tandanya bermunculan. Contohnya, LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transeksual) tanpa malu lagi kian menunjukkan identitasnya, terlebih setelah Amerika Serikat mensahkan perkawinan sejenis.
.
Rasulullah SAW dalam haditsnya menerangkan:
تكون فى آخر هذه الأمة عند اقتراب الساعة أشياء منها نكاح الرجل الرجل وذلك مما حرم الله عليه ورسوله ومنها نكاح المرأة المرأة ، وذلك مما حرم الله ورسوله ويمقت الله عليه ورسوله – صلى الله عليه وسلم – وليس لهؤلاء صلاة ما أقاموا على ذلك حتى يتوبوا إلى الله توبة نصوحا
 
“Akan terjadi berbagai peristiwa pada akhir zaman ketika kian mendekat terjadinya kiamat. Di antaranya seorang laki-laki mengawini laki-laki, yang hal itu termasuk diharamkan Allah dan Rasul-Nya serta dibenci Allah dan Rasul-Nya. Dan di antaranya juga seorang wanita mengawini wanita, yang hal itu termasuk diharamkan Allah dan Rasul-Nya serta dibenci Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada shalat bagi mereka selama mereka mengerjakan hal itu, hingga bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya.” (HR. Al Baihaqi, Ad Daruquthni dan Ibnu Najar)
.
Syaikh Mahir Ahmad Ash Shufi dalam bukunya Ensiklopedi Kiamat jilid 1: Tanda-Tanda Kiamat Kecil & Besar menerangkan bahwa perkawinan sejenis merupakan salah satu tanda kiamat.
.
NASIHAT NABI
Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan:

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

“Barang siapa mendapati orang yang melakukan perbuatan seperti yang dilakukan kaum Luth, maka bunuhlah orang yang berbuat dan pasangannya” (HR. Abu Dawud, Tirmidi, Ibnu Majah dan Ahmad; shahih)

.
Terserah Pemerintah mau perduli atau tidak terhadap hadits Nabi ini, yang jelas dosa dan maksiat besar ini menjadi tanggung-jawab ummat islam, siapa pun dia, dimanapun dia dan apa pun statusnya.
.
Repro:

HIDUP SUSAH DAN TIDUR SEDERHANA MENUJU SYURGA

 

222DUNIA ADALAHA FITNAH

Allah berfirman dalam surah Al Ankabut 64, artinya:

[29:64] Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main yang melalaikan. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.

Ini menunjukkan bahwa dunia adalah fitnah. Dunia ini adalah tipu daya. Dunia hanyalah kedustaan yang dibungkus indah. Allah berfirman dalam surah Luqman ayat 33:

[31:33] Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat menolong bapaknya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia ini memperdayakan / menipu kamu, dan jangan (pula) penipu memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah.

.

Nabi Muhammad SAW menjelaskan: ambisi kedudukan, jabatan dan kekuasaan menjadi sumber perebutan, tetapi sekaligus menjadi penyesalan pada hari akhirat.

.

إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُونَ عَلَى الْإِمَارَةِ وَسَتَكُونُ نَدَامَةً يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَنِعْمَ الْمُرْضِعَةُ وَبِئْسَتْ الْفَاطِمَةُ

Dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda: “Kalian akan rakus terhadap jabatan (pangkat, jabatan, kedudukan, kekuasaan), padahal ia  (jabatan) akan menjadi penyesalan di hari kiamat. Jabatan merupakan senikmat-nikmatnya penyusuan dan sepahit-pahitnya penyapihan.” (HR Bukhari – Shahih)

.

Jelas hadits ini bahwa yang berhasil menjadi perebut kekuasaan dan jabatan adalah seperti laki-laki yang menyusu, maka dia akan marah besar kalau disapih. Sekarang terserah anda.

عَنْ اَبِى مُوْسَى َاْلاَشْعَرِيِّ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: مَنْ اَحَبَّ دُنْيَاهُ اَضَرَّ بِآخِرَتِهِ، وَ مَنْ اَحَبَّ آخِرَتَهُ اَضَرَّ بِدُنْيَاهُ، فَآثِرُوْا مَا يَبْقَى عَلَى مَا يَفْنَى. احمد و رواته ثقات و البزار و ابن حبان فى صحيحه و الحاكم و البيهقى

.

DUNIA ADALAH PILIHAN

Dari Abu Musa Al-Asy’ariy RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang mencintai dunia maka dia akan mengorbankan akhiratnya, dan barangsiapa yang mencintai akhiratnya, dia akan mengorbankan dunianya. Maka pilihlah yang kekal dari pada yang akan musnah”. [HR. Ahmad, para perawinya tsiqat, dan Al-Bazzar, Ibnu Hibban di dalam shahihnya, Hakim dan Baihaqi]

.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رض قَالَ: حَدَّثَنِى عُمَرُ بْنُ اْلخَطَّابِ، قَالَ: دَخَلْتُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ ص وَ هُوَ عَلَى حَصِيْرٍ، قَالَ: فَجَلَسْتُ، فَاِذَا عَلَيْهِ اِزَارُهُ وَ لَيْسَ عَلَيْهِ غَيْرُهُ وَ اِذَا اْلحَصِيْرُ قَدْ اَثَّرَ فِى جَنْبِهِ. وَ اِذَا اَنَا بِقَبْضَةٍ مِنْ شَعِيْرٍ نَحْوَ الصَّاعِ وَ قَرَظٍ فِى نَاحِيَةٍ فِى اْلغُرْفَةِ، وَ اِذَا اِهَابٌ مُعَلَّقٌ فَابْتَدَرَتْ عَيْنَايَ، فَقَالَ: مَا يُبْكِيْكَ يَا ابْنَ اْلخَطَّابِ؟ فَقَالَ: يَا نَبِيَّ اللهِ، وَ مَا لِى َلاَبْكِى، وَ هذَا اْلحَصِيْرُ قَدْ اَثَّرَ فِى جَنْبِكَ وَ هذِهِ خِزَانَتُكَ لاَ اَرَى فِيْهَا اِلاَّ مَا اَرَى، وَ ذَاكَ كِسْرَى وَ قَيْصَرُ فِى الثِّمَارِ وَ اْلاَنْهَارِ وَ اَنْتَ نَبِيُّ اللهِ وَ صَفْوَتُهُ وَ هذِهِ خِزَانَتُكَ. قَالَ: يَا ابْنَ اْلخَطَّابِ اَمَا تَرْضَى اَنْ تَكُوْنَ لَنَا اْلآخِرَةُ وَ لَهُمُ الدُّنْيَا؟. ابن ماجه باسناد صحيح

Dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Umar bin Khaththab menceritakan kepadaku, ia berkata, “Aku datang kepada Rasulullah SAW pada waktu itu beliau di atas tikar”. Umar melanjutkan ceritanya, “Lalu aku duduk. Pada waktu itu beliau mengenakan sarung, dan tikar tersebut membekas pada lambung beliau. Pada waktu itu aku memperhatikan segenggam syair (gandum) kira-kira satu sha’ dan qaradh (daun untuk menyamak kulit) berada di bagian kamarnya, serta kulit yang tergantung, maka kedua mataku meneteskan air mata”. Beliau ber-tanya, “Apa yang membuat kamu menangis wahai Ibnul Khaththab ?”. (Umar) menjawab, “Wahai Nabiyallah, bagaimana aku tidak menangis, tikar ini telah membekas pada punggungmu, sedangkan di kamarmu aku tidak melihat barang-barang kecuali apa yang telah kulihat. Sedangkan di sana raja Kisra dan Kaisar mempunyai kebun-kebun yang berbuah dan sungai-sungai, padahal engkau adalah Nabiyallah dan pilihan-Nya, dan hanya demikian ini simpananmu”. Rasulullah SAW bersabda, “Hai Ibnul Khaththab, apakah kamu belum puas bahwa kita mendapatkan akhirat dan mereka mendapatkan dunia ?. [HR. Ibnu Majah dengan sanad shahih]

 .

عَنْ عَائِشَةَ رض قَالَتْ: كَانَ لِرَسُوْلِ اللهِ ص سَرِيْرٌ مُزَمَّلٌ بِاْلبَرْدِيِّ عَلَيْهِ كِسَاءٌ اَسْوَدُ قَدْ حَشَوْنَاهُ بِاْلبَرْدِيِّ فَدَخَلَ اَبُوْ بَكْرٍ وَ عُمَرُ عَلَيْهِ. فَاِذَا النَّبِيُّ ص نَائِمٌ عَلَيْهِ. فَلَمَّا رَآهُمَا اسْتَوَى جَالِسًا فَنَظَرَا فَاِذَا اَثَرُ السَّرِيْرِ فِى جَنْبِ رَسُوْلِ اللهِ ص، فَقَالَ اَبُوْ بَكْرٍ وَ عُمَرُ رِضْوَانُ اللهِ عَلَيْهِمَا: يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَا يُأْذِيْكَ حُشُوْنَةُ مَا نَرَى مِنْ فِرَاشِكَ وَ سَرِيْرِكَ، وَ هذَا كِسْرَى وَ قَيْصَرُ عَلَى فِرَاشِ اْلحَرِيْرِ وَ الدِّيْبَاجِ؟ فَقَالَ ص: لاَ تَقُوْلاَ هذَا، فَاِنَّ فِرَاشَ كِسْرَى وَ قَيْصَرَ فِى النَّارِ. وَ اِنَّ فِرَاشِى وَ سَرِيْرِى هذَا عَاقِبَتُهُ اِلَى اْلجَنَّةِ. ابن حبان فى صحيحه

Dari ‘Aisyah RA ia berkata : Dahulu Rasulullah mempunyai tempat tidur yang ditutup dengan kain lurik lalu diatasnya kami pasang kain hitam yang dibawahnya berisi sabut kurma. Kemudian Abu Bakar dan Umar masuk padanya. Pada waktu itu Nabi sedang tidur (berbaring) di atasnya. Setelah beliau melihat Abu Bakar dan Umar, beliau lalu duduk. Kemudian kedua shahabat tersebut melihat bahwa tempat tidur itu membekas di lambung Rasulullah SAW. Maka Abu Bakar dan Umar RA berkata, “Ya Rasulullah, apakah tidak menyakitkanmu apa yang kami lihat dari kerasnya kasur dan tempat tidurmu itu, sedangkan raja Kisra (di Persia) dan Kaisar (Romawi) tidur di atas kasur sutra tipis dan sutra tebal”. Nabi SAW menjawab, “Janganlah kamu katakan yang demikian ini, karena tempat tidur Kisra dan Kaisar di neraka dan sesungguhnya tempat tidurku ini akibatnya ke surga”. [HR. Ibnu Hibban di dalam shahihnya]

Kyai Ini Tahlilan Bersama PSK Kalijodo

Kyai Slamet, yang merupakan salah pengurus Masjid Al Muttaqin boleh dibilang warga baru di Kalijodo, Jakarta. Dia baru 3 bulan ini tinggal di tempat yang akan ditertibkan itu. Slamet, pria berusia 32 tahun ini berasal dari daerah Demak, Jawa Tengah. Namun warga memanggilnya ke Kalijodo.

Heboh! Kyai Ini Tahlilan Bersama PSK Kalijodo
Kyai Slamet Tahlilan Bersama PSK Kalijodo

“Baru aja 3 bulan, menggantikan pengurus sebelumnya yang sudah meninggal. Saya diminta warga di sini untuk ngurus masjid,” ujar Slamet yang ditemui usai shalat Jumat di Kalijodo, Jumat (19/2/2016).

Menurut Slamet, pengurus masjid yang sebelumnya sudah meninggal. Slamet dipanggil dan menjalankan tugas khusus untuk warga Kalijodo.

“Ya saya kan diminta datang kesini karena memang buat ngurus memandikan jenazah, pemakaman sampai salat jenazah lainnya ngga ada yang mau, makanya saya di suruh tinggal di sini, tapi taunya malah ada kayak gini,” tutur dia.

Selama tinggal di Kalijodo, Slamet merasa betah-betah saja. Tapi dia akui ada pengalaman berbeda yang mungkin tidak didapatkan di tempat lain.

“Ya begitu, yang shalat-shalat, yang maksiat juga ada. Ada yang mereka perempuan-perempuan (PSK-red) yang datang shalat juga ada, yang laki-laki juga ada datang shalat juga,” tutur dia.

Terkadang saat hendak shalat, ada pria mabuk yang teriak-teriak dan gaduh. Kyai Slamet pun ambil tindakan.

“Ya pernah si ada, paling juga yang laki-lakinya, kalau mabuk suka teriak-teriak, kan di sini juga sering tahlilan, pengajian juga sering. kita juga sering ngadain tahlilan dan selamatan bersama PSK Kalijodo,” ungkap Slamet.

Masjid Al Muttaqin sendiri berada di kawasan Kalijodo. Masjid ini sudah puluhan tahun ada. Warga sekitar kerap melakukan aktivitas keagamaan di tempat ini.

http://www.masterberita.com/2016/02/heboh-kyai-ini-tahlilan-bersama-psk.html

IKHLAS ATAS SELEMAH-LEMAHNYA IMAN JADI PILIHAN TERBAIK

 

eb10b-topengIKHLAS TERHADAP KEDZALIMAN?
Ummat Islam (kebanyakan) ramai-ramai mengajak ikhlas, ridha dan puas atas kezhaliman dan kemunafikan yang ada. Kita harus lega dan berbesar hati kepada dusta dan penipuan-penipuan. Alasannya…, Islam melarang memberontak kepada pemerintah. Kita wajib diam atas semua “kejahatan” sebab sudah ada polisi, BIN, BNN, Densus 88 dan Satpol PP yang ahli dibidangnya masing-masing. Kita pun dilarang menumpahkan “amarah” oleh para ulama sebab marah adalah sifat waris dari setan. Sabar-sabar-sabar. Do’a-doa dan doa. Begitulah solusinya. Haram hukumnya berbuat anarkis..! Islam itu rahmatan lil alamin. Islam ini cinta damai, persatuan dan kesatuan. Begitu kata mereka.

.

sdvsvdsvdsvAPA INI BUKTI AMAR MA’RUF?
Apa kabar dunia? Tetap asyik…! Dari http://www.atjehcyber.net/2016/02/patung-setinggi-7-meter-dibakar-otk.html, Patung Arjuna di ujung Situ Wanayasa, di jalan raya Wanayasa-Purwakarta, Jawa Barat, dirusak dengan cara dibakar, Kamis dinihari, 11 Februari 2016. Patung setinggi tujuh meter itu menggambarkan Arjuna yang sedang membetot anak panah dan mengarahkannya ke angkasa.

.

“Saya tidak habis pikir..! Kalau patung wanita telanjang ya silakan dihancurkan.., tapi ini kan patung wayang. Tokoh warisan kebudayaan Nusantara yang digunakan para wali songo untuk mendakwahkan agama Islam,” kata Bupati Purwakarta, Kamis (11/2/2016).

.

Menurut Dedi, Arjuna merupakan salah satu tokoh wayang yang bernilai epik kepahlawanan. Sebab, Arjuna diceritakan sebagai panglima perang Pandawa dalam perang Baratayudha. Ia tak menampik bahwa ada sebagian warganya yang memandang pembangunan patung-patung wayang golek tersebut sebagai perbuatan syirik.

.

PATUT DIAPRESIASI

Sementara itu Pimpinan Jamaah Manhajus Salihin, Pasar Rebo Purwakarta Syahid Joban mengungkapkan pelaku pembakaran patung itu harus diapresiasi. Pelaku pembakar patung patut diapresiasi karena dia melaksanakan amal maruf nahi munkar,” ujar Syahid Joban.

.

Joban menjelaskan, lembaga dakwahnya selama ini konsisten mengkiritisi keberadaan patung di Purwakarta. Ia menikai, keberadaan patung itu telah menyalahi syariat agama.  “Jadi, wajar patung Arjuna dibakar,” tuturnya.

.

Kewajaran ini juga karena Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak menggubris imbauan Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang beberapa waktu lalu meminta penghentian pembangunan dan membongkar patung yang menyalahi syariat. “Dari MUI pusat, MUI Jabar hingga Purwakarta sudah merekomendasikan penghentian patung, tapi tidak digubris,” ucapnya. Itulah mengapa patung tersebut dibakar. “Saya memiliki dokumen resmi dari MUI soal ini,” tutur Joban lagi.

.

Meski begitu, Joban mengaku tidak mengetahui siapa pelaku pembakaran patung Arjuna setinggi lima meter yang terbuat dari bahan fiber dan beton khusus senilai Rp 200 juta ini pada Kamis (11/2/2016) dini hari itu. “Kami tidak tahu pelakunya siapa. Yang pasti, ana tidak bisa menyalahkan si pembakar karena itu merupakan aksi kegelisahan umat,” ungkap dia.

.

KHATIMAH

عَنْ أَبِي سَعِيْد الْخُدْرِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ

[رواه مسلم]

Dari Abu Sa’id Al Khudri radiallahuanhu berkata : Saya mendengar Rasulullah shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda : Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka  dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman. (Riwayat Muslim)