SARI KHUTBAH JUM’AT 17 FEBRUARI 2017 DI MASJID POLSEK DUSUN SELATAN DI BUNTOK “JANGAN MENGGUNJING”

SARI KHUTBAH

.
Ustadz Kautsar
.
Allah Ta’ala berfirman,
.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

.

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang lain…” (QS. Al-Hujurat: 12)

.

Perbuatan ghibah (menggunjing), mencari-cari kesalahan orang lain menyebabkan rusaknya kehormatan seseorang, merusak hati dan ketenangan masyarakat. Perbuatan menggunjing merupakan satu dosa besar dan merusak agama pelakunya.

.
Allah Ta’ala berfirman,
.

وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

.

“…dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat: 12)
.
Rasulallah shalallahu ‘alaihi wassallam bersabda,
.
أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ قَالُوْا: اَللهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ، قَالَ: ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ، قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِيْ أَخِيْ مَا أَقُوْلُ؟ قَالَ: إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدْ اغْتَبْتَهُ وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ

.

”Apakah kalian tahu apa itu ghibah?” Maka mereka (sahabat) menjawab: “Alloh dan rosul-Nya yang lebih tahu.” Maka beliau bersabda: “Engkau menyebut-nyebut saudaramu dengan sesuatu yang tidak dia sukai.” Mereka bertanya lagi: “Bagaimana jika pada diri saudaraku itu memang ada yang seperti kukatakan, wahai Rosululloh?” Beliau menjawab: “Jika pada diri saudaramu itu ada yang seperti katamu, berarti engkau telah meng-ghibah-nya, dan jika pada dirinya tidak ada yang seperti katamu, berarti engkau telah berdusta (menfitnah) tentangnya.[HR Muslim]
.
Rasulullah bersabda,
.
من كان يؤمن بالله واليوم الاخر فليقل خيراً أو ليصمت

.

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.” [HR Bukhari dan Muslim]

.

Kalau berkata maka hendaknya selalu bertutur kata yang baik. Jika tidak mampu maka sebaiknya kita diam. Diam itu lebih baik dan lebih selamat daripada berkata yang tidak berfaedah atau mengandung keburukan.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s