INTI KHUTBAH WADA RASULULLAH

index.jpg

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص خَطَبَ النَّـاسَ فِى حَجَّةِ اْلوَدَاعِ، فَقَالَ: قَدْ يَئِسَ الشَّيْطَانُ اَنْ يُعْبَدَ بِاَرْضِكُمْ وَ لكِنَّهُ رَضِيَ اَنْ يُطَاعَ فِيْمَا سِوَى ذلِكَ مِمَّا تَحَاقَرُوْنَ مِنْ اَعْمَالِكُمْ فَاحْذَرُوْا يَا اَيُّهَا النَّاسُ، اِنّى قَدْ تَرَكْتُ فِيْكُمْ مَا اِنِ اعْتَصَمْتُمْ بِهِ فَلَنْ تَضِلُّوْا اَبَدًا. كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ نَبِيّهِ. اِنَّ كُلَّ مُسْلِمٍ اَخُو اْلمُسْلِمِ، اَْلمُسْلِمُوْنَ اِخْوَةٌ، وَ لاَ يَحِلُّ ِلامْرِئٍ مِنْ مَالِ اَخِيْهِ اِلاَّ مَا اَعْطَاهُ عَنْ طِيْبِ نَفْسٍ، وَ لاَ تَظْلِمُوْا، وَ لاَ تَرْجِعُوْا مِنْ بَعْدِى كُفَّارًا يَضْرِبُ بَعْضُكُمْ رِقَابَ بَعْضٍ. الحاكم، فى المستدرك 1: 171

Dari Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah SAW pernah berkhutbah kepada orang banyak dikala hajji wada’, beliau bersabda, 

.

“Sesungguhnya syaithan telah berputus asa bahwa ia akan disembah di tanahmu ini, tetapi ia puas ditha’ati pada selain demikian yaitu dari apa-apa yang kalian anggap remeh dari amal perbuatan kalian. Maka hati-hatilah kalian hai para manusia. Sesungguhnya aku telah meninggalkan untuk kamu sekalian apa-apa yang jika kamu sekalian berpegang teguh kepadanya, niscaya kalian tidak akan sesat selama-lamanya, yaitu : Kitab Allah dan Sunnah Nabi-Nya. Sesungguhnya setiap orang Islam adalah saudaranya orang Islam. Orang-orang Islam itu adalah saudara, tidak halal seseorang mengambil harta saudaranya, kecuali apa yang ia berikan dengan senang hati, dan janganlah kalian berlaku dhalim. Dan sepeninggalku nanti janganlah kalian kembali menjadi kafir, sebagian kalian memenggal leher sebagian yang lain.  [HR. Al-Hakim, dalam Al-Mustadrak juz 1, hal. 171]

.

INTINYA 

Rasulullah Muhammad shallallahu alaihi wa salam hanya sekali berhaji selama hidupnya. Inilah peristiwa yang dikenal sebagai haji wada atau haji perpisahan. Inti nasihatnya adalah “Kitab Allah” dan “sunnah Nabi-Nyamerupakan jalan hidup selamat satu-satunya.

اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: تَرَكْتُ فِيْكُمْ اَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا مَسَكْتُمْ بِهِمَا: كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ نَبِيّهِ. مالك، فى الموطأ 2: 899

Sesungguhnya Rasulullah SAW pernah bersabda, “Aku telah meninggalkan pada kamu sekalian dua perkara yang kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang teguh kepada keduaya, yaitu : Kitab Allah dan sunnah Nabi-Nya. [HR. Malik dalam Al-Muwaththa’ juz 2, hal. 899]

.

.عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص: اِنّى قَدْ خَلَفْتُ فِيْكُمْ اِثْنَتَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا بَعْدَهُمَا، كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّتِى. ابن عبد البر فى الاستذكار، 26: 98

Dari Abu Hurairah, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya aku meninggalkan pada kalian dua perkara yang kamu tidak akan sesat selama kamu berpegang teguh kepada keduanya, yaitu : Kitab Allah dan Sunnahku. [HR. Ibnu Abdil Barr, dalam Al-Istidzkar juz 26, hal. 98]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s