ISTRI DAN ANAK BISA MENJADI MUSUH

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّ مِنْ أَزْوَٰجِكُمْ وَأَوْلَٰدِكُمْ عَدُوًّا لَّكُمْ فَٱحْذَرُوهُمْ ۚ وَإِن تَعْفُوا۟ وَتَصْفَحُوا۟ وَتَغْفِرُوا۟ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

.

Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.[QS. At-Taghabun [64] : 14]

.

SEBAB TURUNNYA AYAT

Ibnu Abbas berkata, “ayat ini diturunkan di Madinah tentang Auf bin Malik Al-Asyja’i, yang mengeluhkan sikap keras keluarga (istri) dan anaknya kepada Rasulullah saw, lalu turunlah ayat ini.” demikian yang dituturkan An-Nuhhas.[1]

.

Hal itu pun diriwayatkan oleh Ath-Thabari dari Atha’ bin Yasar, dimana dia berkata, “Surah Ath-Taghaabun itu diturunkan seluruhnya di Makkah, kecuali beberapa ayat tersebut, (di antaranya adalah): “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu,” yaitu diturunkan tentang Auf bin Malik Al-Asyja’i. Dia adalah orang yang mempunyai keluarga (istri) dan anak. Apabila dia hendak pergi berperang, maka mereka pun menangis dan membuatnya lemah. Mereka berkata, ‘Kepada siapa engkau akan menitipkan kami?’ Maka Auf bin Malik Al-Asyja’i pun menjadi lemah dan tidak jadi berperang. Lalu turunlah ayat: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu.”[2]

Dalam riwayat lain yang dikeluarkan oleh Imam At-Tirmizi dan Imam al-Hakim daripada Ibnu Abbas, dia berkata: Ayat yang berbunyi: “Sesungguhnya antara isteri-isteri dan anak-anak kamu ada yang menjadi musuh bagimu, oleh karena itu berhati-hatilah kamu”,  diturunkan berkenaan dengan satu kaum dari penduduk Makkah yang telah memeluk agama Islam, tetapi isteri-isteri dan anak-anak mereka tidak mau berhijrah ke Madinah tempat Rasulullah SAW berada. Apabila sampai di Madinah dan melihat masyarakat yang telah faham Islam, maka timbullah keinginan untuk menghukum isteri-isteri dan anak-anak mereka tetapi Allah menurunkan ayat yang berbunyi: “dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi mereka serta mengampunkan (mereka), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

.

Meskipun dua riwayat di atas  berlainan antara satu sama lain, ia memberikan suatu gambaran latar belakang ayat yang diturunkan. Kedua-duanya menyentuh masalah ayah atau suami yang isteri dan anaknya menghalanginya atau melambatkannya untuk keluar di jalan Allah.  Kedua-dua riwayat itu juga memperlihatkan si ayah atau suami sebagai orang yang paling bertanggungjawab dalam rumah tangga memiliki kafa’ah dan usaha yang lebih daripada isteri dan anak-anakdari sudut ilmu, amal, iltizam, jihad dan lain-lain.

.

Imam Ibnu Katsir mengatakan, Allah mengabarkan tentang istri dan anak-anak, bahwasanya di antara mereka ada yang menjadi musuh suami atau bapak, artinya mereka menyibukkannya dari beramal shalih, sebagaimana firman-Nya:

.

 يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لاَ تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلاَ أَوْلاَدُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta-hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang membuat demikian maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS. Munafiqun: 9).

.

Oleh karena itu di sini Allah swt berfirman: “Maka berhati-hatilah kamu kepada mereka.” Ibnu Zaid berkata, “Artinya hati-hatilah terhadap mereka, jangan sampai mengorbankan agama kalian.”[3]

.

http://alquranalhadi.com/kajian/tema/2520/istrisuami-dan-anak-bisa-menjadi-musuh

http://ibnumushab.blogspot.com/2013/07/istri-anakmu-ada-yang-menjadi-musuhmu.html

`

Diposkan oleh Jamaah As-Sunnah Buntok di Kamis, Agustus 27, 2015

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s