SARI KHUTBAH JUM’AT 24 APRIL 2015 “ANTARA DALIL DAN PENYIKAPANNYA” oleh SYAMSUDDIN R

a1d3b-dsc00226Khutbah jumat kali ini intinya pertanyaan-pertanyaan atas perkembangan mutakhir yang ada dan jawabannya tergantung jamaah masing-masing:

.

  1. Percasi protes karena Sea Games di Singapura tidak mempertandingkan catur. Apa hukum muslim bermain catur? Tentu jawabannya boleh, apalagi kalau ditanyakan kepada KONI atau Percasi. Namun ketika pertanyaan yang sama ditanyakan dalam kalimat yang berbeda maka jawabannya bisa berbeda. Apa hukumnya muslim i’tikaf di depan patung kuda dan patung salib?

.

Allah berfirman dalam surah Al Mu’minun ayat 1-3:

.

قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ (١) الَّذِينَ هُمْ فِي صَلاتِهِمْ خَاشِعُونَ (٢) وَالَّذِينَ هُمْ عَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضُونَ (٣

.

Sungguh beruntung orang-orang yang beriman,

  1. (yaitu) orang yang khusyu’ dalam shalatnya,
  2. dan orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan) yang tidak berguna,

.

  1. Hadirin dimohon berdiri

Partai tertentu telah kongres di Bali. Protokol tidak mengucapkan “hadirin dimohon berdiri” ketika kepala negara tiba. Kejadian ini mengundang kritik dan dianggap tidak sopan bahkan dinilai tidak hormat kepada simbol negara.

.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.

من أحب أن يمثل له الرجال قياما فليتبوأ مقعده من النار

.

“Barangsiapa senang orang lain berdiri untuknya, maka persiapkanlah tempat duduknya di neraka”. (HR. Abu Dawud: 5229, At-Tirmidzi: 2753, Ahmad 4/93, Al-Bukhari dalam Al-Adabul-Mufrad :977dan Abu Nu’aim dalam Akhbar Ashbahaan 1/219; dishahihkan oleh syaikh Al-Albani dalam Silsilah Shohihah I/627)

.

Syaikh Muhammad Lukman As-Salafi rahimahullahu menjelaskan hadist ini, “Dalam hadis ini terdapat larangan berdiri untuk menghormati seseorang yang masuk ke majelis, yaitu orang yang duduk berdiri tegak karena ada yang datang kepada mereka untuk memuliakan dan mengagungkannya”. (Rosyyul barod syarhu Adabil mufrod hal 525, cetakan pertama, Darud Da’i lin nasyri wat tauzi’)

.

عن أنس رضي الله عنه قال : ما كان شخص أحب إليهم رؤية من النبي صلى الله عليه وسلم وكانوا إذا رأوه لم يقوموا إليه لما يعلمون من كراهيته لذلك

.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Tidak seorang pun yang lebih dicintai oleh para sahabat daripada Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam. Tetapi, bila mereka melihat Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Salam (hadir), mereka tidak berdiri untuk beliau. Ini adalah kerana mereka mengetahui bahawa beliau membenci perkara tersebut.” (Hadis shahih diriwayatkan Al-Bukhariy dalam Al-Adabul-Mufrad no. 946, At-Tirmidzi dalam Sunan-nya no. 2754 dan Asy-Syamaail no. 335, Ibnu Abi Syaibah 8/586, Ahmad 3/132 & 134 & 151 & 250, Abu Ya’laa no. 3784, Ath-Thahawiy dalam Syarh Musykilil-Atsar no. 1126, dan yang lainnya; shahih].
.

  1. hajar aswadTKW dipancung, Umrah digugat.

Eksekusi pancung Siti Zaenab (Madura) dan Karni (Brebes) di Arab Saudi tanpa ada pemberitahuan resmi ke pemerintah Indonesia dan keluarganya dinilai Migrant Care melukai hati bangsa Indonesia. Migrant Care mengutuk keras dan kecewa atas pemerintah Arab Saudi yang dinilai brutal. Pemerintah Indonesia diminta tidak berbasa basi memberi pemakluman dengan melancarkan protes terhadap pemerintah Arab Saudi. Harus ada aksi diplomatik keras kepada Arab Saudi dengan misalnya mengusir Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia secepatnya serta menurunkan tingkat diplomasi dan menunda kerja sama bilateral.

.

Kasus ini menyasar kepada ibadah yakni umrah dan haji. Ada yang menyarankan agar menunda umrah ke Saudi. Ibadah ini hanya memperkaya orang Arab saja. Toh ke sana  hanya shalat, jalan mengitari tembok dan mencium batu. Ibadah ini tidak beda dengan memberhalakan batu.

.

عَنْ عَابِسِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ رَأَيْتُ عُمَرَ يُقَبِّلُ الْحَجَرَ وَيَقُولُ إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُكَ لَمْ أُقَبِّلْكَ

.

“Dari ‘Abis bin Robi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar (bin Al Khottob) mencium hajar Aswad. Lantas ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu.” (HR. Bukhari no. 1597, 1605 dan Muslim no. 1270).
.
Dalam lafazh lain disebutkan,
.

إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَإِنِّى أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَأَنَّكَ لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- قَبَّلَكَ مَا قَبَّلْتُكَ

.
Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberikan mudhorot (bahaya), tidak bisa pula mendatangkan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu.” (HR. Muslim no. 1270).
.

Allah subhanahu wata’ala berfirman:
.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

.
“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan Dia banyak menyebut Allah.” (QS. Al-Ahzab : 21)

.

  1. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
    .

‎إِنَّ الرَّجُلَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ لَا يَرَى بِهَا بَأْسًا يَهْوِي بِهَا سَبْعِينَ خَرِيفًا فِي النَّارِ

.
“Sesungguhnya ada seseorang yang berbicara dengan satu kalimat, ia tidak menganggapnya berbahaya; dengan sebab satu kalimat itu ia terjungkal selama 70 tahun di dalam neraka”. [HR at-Tirmidzi, no. 2314. Ibnu Majah, no. 3970. Ahmad, 2/355, 533. Ibnu Hibban, no. 5706. Syaikh al-Albâni menyatakan: “Hasan shahîh”]
.
Dalam riwayat lain disebutkan bahwasanya beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.

‎إِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مَا يَتَبَيَّنُ مَا فِيهَا يَهْوِي بِهَا فِي النَّارِ أَبْعَدَ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ

.

“Sesungguhnya ada seorang hamba benar-benar berbicara dengan satu kalimat yang ia tidak mengetahui secara jelas maksud yang ada di dalam kalimat itu, namun dengan sebab satu kalimat itu, dia terjungkal di dalam neraka lebih jauh dari antara timur dan barat” [HR Muslim, no. 2988].

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s