MENGAMBIL HIKMAH KONFLIK POLRI VS KPK: MEREKA MUSLIM TAPI …

hukum1Menyimak viva.co.id dalam http://fokus.news.viva.co.id/news/read/590851-bencana-hukum-paska-putusan-praperadilan-budi-gunawan/3, Selasa 17 Februari 2015 | 02:06 WIB, “Bencana Hukum Paska Putusan Praperadilan Budi Gunawan” oleh Dedy Priatmojo, Aries Setiawan, Agus Rahmat, Taufik Rahadian, dengan tegas mengindikasikan bahwa pergulatan politik dan hukum yang sedang terjadi merupakan konflik sesama muslim. Bahkan mereka lugas mengaku Islam, mengaku bertaqwa dan memakai istilah yang merupakan khas ciri Islam.

.
Bencana Hukum Paska Putusan Praperadilan Budi Gunawan
Komjen Budi Gunawan usai menjalani fit and proper test di Gedung DPR (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

.

Komjen Polisi Budi Gunawan mengklaim putusan praperadilan atas kasusnya yang dimenangkan di Pengadilan akan dijadikan instrumen utama Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan calon Kapolri. Dia mengaku pasrah apapun keputusan Presiden nantinya soal posisi orang nomor satu di Polri.  “Jabatan Kapolri bukan diatas segala-galanya. Karena jabatan itu dalam agama saya adalah amanah, setiap saat bisa diambil kapan saja. Kami tidak berandai-andai, apapun yang beliau (Jokowi) putuskan kami siap,” ujar Budi.

.

Sangat jelas Pak Budi Gunawan menyatakan bahwa dalam agamanya jabatan adalah amanah. Ini jelas istilah Islam dan beliau muslim. Yang jadi masalah, bisakah seorang muslim menerima amanah (jabatan) dengan sumpah menurut Islam tapi menjalankan hukum selain Islam? Keheranan inilah yang ditegaskan Allah Ta’ala dalam firman-Nya:

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ يَزْعُمُونَ أَنَّهُمْ آمَنُوا بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ يُرِيدُونَ أَنْ يَتَحَاكَمُوا إِلَى الطَّاغُوتِ وَقَدْ أُمِرُوا أَنْ يَكْفُرُوا بِهِ

“Tidakkah engkau (Muhammad) memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu?. Mereka hendak berhukum kepada thaghut, padahal mereka telah diperintahkan untuk kafir kepada thaghut itu…” (QS An Nisaa’  60)

.

Dalam ayat tersebut tersirat keheranan Allah Subhanahu Wa Ta’ala, karena ada orang yang mengaku beriman kepada Al Qur’an dan mengatakan bahwa Al Qur’an adalah kitab suci serta pedoman hidupnya akan tetapi mereka malah merujuk kepada hukum thaghut? Hukum thaghut bukanlah hukum Allah, sedangkan Allah memerintahkan untuk menjauhi thaghut. Dan thaghut paling besar di antara thaghut-thaghut zaman sekarang adalah thaghut hukum dan perundang-undangan berikut para pembuat hukum dan pemutus hukum yang berpedoman dengannya.

.

hukumDan Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki, dan siapakah yang lebih baik (hukumnya) daripada Allah bagi orang-orang yang yakin ?”  (QS. Al Maaidah 50)

.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala juga berfirman:

إِنِ الْحُكْمُ إِلا لِلَّهِ أَمَرَ أَلا تَعْبُدُوا إِلا إِيَّاهُ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لا يَعْلَمُونَ

“Sesungguhnya hukum itu hanyalah kepunyaan Allah. Dia memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain Dia. Itulah dien yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (QS. Yusuf [12]: 40)

.

Akhirnya.., semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita yang sangat banyak luar biasa ini, amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s