NASIB JILBAB POLWAN DI PEMERINTAHAN “JOKOWI ADALAH KITA…?!”

innalillahSayang sekali kalau kabar ini ini benar-benar BENAR: “Sutarman Lengser, Beredar Surat Larangan Polwan Berjilbab”. Kabar ini didapat dari https://www.islampos.com/sutarman-lengser-beredar-surat-larangan-polwan-berjilbab-159816/ hari  Rabu 30 Rabiul Awwal 1436 / 21 Januari 2015, 17:49. Kasus ini sungguh mengagetkan dan menyedihkan karena sebelumnya tersiar kabar bahwa anggaran jilbab untuk Polwan sudah beres. Apakah pemerintah RI sekarang yang PDI-Perjuangan berprinsip seperti “Charlie Hebdo” juga..? Wallahu a’lam. Yang pasti…, ini sangat-sangat dan sangat disayangkan.

.

Dalam kabar ini ISLAM POS mewartakan: PENGGUNAAN jilbab bagi Polisi Wanita (Polwan) tak akan terwujud. Seiring dengan lengsernya Jenderal Sutarman sebagai Kapolri, muncul larangan berjilbab yang dikeluarkan Mabes Polri. Pekanbaru Pos menemukan surat larangan berjilbab yang ditujukan kepada Kapolda Riau. Surat larangan itu tertanggal 19 Januari 2015. “Adanya penggunaan jilbab bagi Polwan tidak dibenarkan karena belum ada regulasinya,” demikian bunyi surat tersebut yang didapat Pekanbaru, Selasa (20/1/2015).

.

26f75-kambing1Berikut isi surat edaran tersebut.

.

Satu: Peranturan pemerintah momor 2 tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota Polri.

.

Dua: Surat keputusan No SKEP/720/IX/2005 Tgl 30 September 2005 tentang penggunaan pakaian dinas seragam Polri dalam berpakaian dinas.

.

Tiga: Surat telegram Kapolri Nomor ST/244/XII/2014 tanggal 5 Desember 2014 tentang penertiban dan menanamkan disiplin personil Polwan dalan berpakaian dinas.

.

Empat: Surat AS SDM Kapolri nomor B/2544/XV/2014/SSDM tgl 28 November 2014 perihal penggunaan pakaian jilbab bagi Polwan.

.

Sehubungan butir di atas, disampaikan kepada alamat di atas bahwa masih banyak ditemukan pengguna Gampol khususnya bagi Polwan dan PNS wanita yang tidak sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dengan temuan sebagai berikut. Adanya penggunaan jilbab bagi Polwan tidak dibenarkan karena belum ada regulasinya.

.

polwan-berjilbabJANJI DAN TEKAD SUTARMAN

Wacana pemakaian jilbab pada polisi wanita bukan hal baru. Sutarman saat menjabat Kapolri berjanji Agustus atau September 2015 ini Perkap itu akan rampung. Setelah itu, pengadaan jilbab bagi polwan akan dilaksanakan.

“Nanti tahun 2015 sudah selesai,” ungkap Sutarman di Mabes Polri, Jum’at (9/1.2015).

.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menambahkan, saat ini perkap jilbab polwan sudah sampai perencanaan dan pengadaan anggaran. Anggaran yang disiapkan Rp 1,2 triliun. Menurut Sutarman, pemakaian jilbab  merupakan hak asasi manusia yang tidak boleh dilarang. Namun di era Plt Kapolri Komjen Badrodin Haiti, belum juga dituntaskan aturan ini, tapi malah membuat surat edaran yang ditujukan Polda untuk menertibkan para Polwan yang berseragam yang tidak sesuai dengan ketentuan korps Bhayangkara tersebut. [de/Islampos]

.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s