JANGAN HILANGKAN PAHALA AMALANMU

DSC00013Apa  sajakah  yang  bisa  menghilangkan  pahala amal  dari seorang hamba

ياَيُّهَا الَّذِيْنَ امَنُوْا لاَ تُبْطِلُوْا صَدَقتِكُمْ بِالْمَنّ وَ اْلاَذى كَالَّذِيْ يُنْفِقُ مَالَه رِئَآءَ النَّاسِ وَ لاَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَ اْليَوْمِ اْلاخِرِ، فَمَثَلُه كَمَثَلِ صَفْوَانٍ عَلَيْهِ تُرَابٌ فَاَصَابَه وَابِلٌ فَتَرَكَه صَلْدًا، لاَ يَقْدِرُوْنَ عَلى شَيْءٍ مّمَّا كَسَبُوْا، وَ اللهُ لاَ يَهْدِى اْلقَوْمَ اْلكفِرِيْنَ(264) وَ مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمُ ابْتِغَآءَ مَرْضَاتِ اللهِ وَ تَثْبِيْتًا مّنْ اَنْفُسِهِمْ كَمَثَلِ جَنَّةٍ بِرَبْوَةٍ اَصَابَهَا وَابِلٌ فَاتَتْ اُكُلَهَا ضِعْفَيْنِ، فَاِنْ لَّمْ يُصِبْهَا وَابِلٌ فَطَلٌّ، وَ اللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرٌ(265) البقرة: 264-265

Hai orang-orang beriman, janganlah kamu hilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan penerima), seperti orang yang menafqahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir. [QS. Al-Baqarah  264]

Nabi SAW  bersabda:

عَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رض اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: اَتَدْرُوْنَ مَا اْلمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: اْلمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَ لاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: اِنَّ اْلمُفْلِسَ مِنْ اُمَّتِى يَأْتِى يَوْمَ اْلقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَ صِيَامٍ وَ زَكَاةٍ وَ يَأْتِى قَدْ شَتَمَ هذَا وَ قَذَفَ هذَا وَ اَكَلَ مَالَ هذَا وَ سَفَكَ دَمَ هذَا وَ ضَرَبَ هذَا. فَيُعْطَى هذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ، وَ هذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَاِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ اَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ اُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِى النَّارِ. مسلم 4: 1997

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Tahukah kamu orang yang bangkrut?” Para shahabat menjawab, “Orang yang bangkrut diantara kami ialah orang yang tidak punya dirham dan tidak punya barang-barang”. Nabi SAW bersabda, “Orang yang bangkrut dari ummatku ialah orang yang datang pada hari qiyamat lengkap dengan membawa (pahala) shalat, puasa dan zakatnya, tetapi disamping itu ia telah mencaci ini, menuduh itu, memakan hartanya ini, menumpahkan darah itu dan memukul ini. Lalu diberikanlah kepada si ini dari (pahala) kebaikan amalnya dan diberikan kepada si itu dari (pahala) kebaikan amalnya. Dan apabila telah habis (pahala) kebaikannya, padahal belum terbayar semua tuntutan orang lain kepadanya, maka diambillah dari dosa-dosa orang yang pernah dianiaya itu lalu ditanggungkan kepadanya, kemudian ia dilemparkan ke neraka”. [HR. Muslim juz 4, hal. 1997]

عَنِ الزُّبَيْرِ بن العوام رض قال: قال رَسُوْلُ اللهِ ص: دَبَّ اِلَيْكُمْ دَاءُ اْلاُمَمِ قَبْلَكُمْ. اْلحَسَدُ وَ اْلبَغْضَاءُ. وَ اْلبَغْضَاءُ هِيَ اْلحَالِقَةُ. حِالِقَةُ الدّيْنِ، لاَ حَالِقَةُ الشَّعْرِ، وَ الَّذِيْ نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ تُؤْمِنُوْا حَتَّى تَحَابُّوْا، اَفَلاَ اُنَبّئُكُمْ بِشَيْءٍ اِذَا فَعَلْتُمُوْهُ تَحَابَبْتُمْ؟ اَفْشُوا السَّلاَمَ بَيْنَكُمْ. ااحمد 1: 348، رقم: 1412

Dari Zubair bin ‘Awwam RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Akan menjalar kepada kalian penyakit ummat-ummat sebelum kalian, yaitu dengki dan kebencian yang sangat. Dan kebencian yang sangat itu adalah pencukur. Pencukur agama, bukan pencukur rambut. Demi Tuhan yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, kalian tidaklah beriman sehingga kalian berkasih sayang. Maukah aku beritahukan kepada kalian sesuatu yang apabila kalian melakukannya niscaya kalian saling berkasih sayang? Tebarkanlah salam diantara kalian”. [HR. Ahmad juz 1, hal. 346, no. 1412]

عَنْ صَفِيَّةَ عَنْ بَعْضِ اَزْوَاجِ النَّبِيّ ص عَنِ النَّبِيّ ص قَالَ: مَنْ اَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةُ اَرْبَعِيْنَ لَيْلَةً. مسلم 4: 1751

Dari Shafiyah, dari sebagian istri Nabi SAW, dari Nabi SAW, beliau bersabda, “Barangsiapa datang kepada dukun, lalu menanyakan sesuatu kepadanya, maka tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari”. [HR. Muslim juz 4, hal. 1751]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s