BID’AH

Diantara nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada umat ini adalah disempurnakannya agama sebagaimana dalam firman-Nya :
 
ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِى وَرَضِيتُ لَكُمُ ٱلْإِسْلَـٰمَ دِينًۭا ۚ
 
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kalian agama kalian, dan telah Kucukupkan kepada kalian nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam menjadi agama kalian. (QS al-Ma‘idah [5]: 3)
.
Tidaklah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam meninggalkan dunia melainkan telah menyampaikan semua hal dari agama Islam ini kepada manusia. Karena agama telah sempurna, tidak bolehkan siapa pun mengadakan perkara-perkara baru (bid’ah) di dalam agama ini.
.
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda :
 
وإياكم ومحدثات الأمور فإن كل محدثة بدعة و كل بدعة ضلالة
 
“Dan awaslah kalian dari perkara-perkara yang baru, karena setiap perkara yang yang baru adalah bid’ah dan setiap bid’ah adalah kesesatan.” (HR Ahmad dalam Musnad-nya 4/126, ad-Darimi dalam Sunan-nya 1/57, at-Tirmidzi dalam Jami’-nya 5/44, Ibnu Majah dalam Sunan-nya 1/15 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Zhilalul Jannah: 26, 34)
.
Al-Imam Malik bin Anas Rahimahullahu Ta’ala berkata :
 
من ابتدع في الاسلام بدعة يراها حسنة ، فقد زعم أن محمداً صلى الله عليه وسلم خان الرسالة ، لان الله يقول ﴿ ٱلْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ ﴾ ، فما لم يكون يومئذٍ ديناً فلا يكون اليوم ديناً
 
“Barangsiapa yang melakukan suatu bid’ah dalam Islam yang dia anggap baik bid’ah tersebut, maka sungguh ia telah menuduh Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah mengkhianati risalah ini. Sebab Allah berfirman: ‘Pada hari ini telah Kusempurnakan bagimu agamamu dan telah Kucukupkan nikmat-Ku dan telah Kuridhai Islam sebagai agamamu.’ Oleh sebab itu, apa saja yang bukan merupakan agama pada hari itu maka ia bukan termasuk agama (Islam) pula pada hari ini.” (al-Ihkam kar. Ibnu Hazm 6/225 dan al-I’tisham kar. asy-Syathibi 1/64)
.
Demikian juga para salafush shalih begitu sangat kuat di dalam melarang umat dari setiap kebid’ahan sebagaimana dinukil dari Abdullah bin Umar Radhiallahu ‘Anhu bahwasanya beliau berkata :
 
كل بدعة ضلالة و إن رآها الناس حسنة
“Setiap bid’ah adalah kesesatan walaupun dipandang oleh manusia sebagai suatu kebaikan.” (Diriwayatkan oleh al-Lalika‘i dalam Syarah Ushul I’tiqad: 126, Ibnu Baththah dalam al-Ibanah: 205, al-Baihaqi dalam Madkhal ila Sunan: 191, dan Ibnu Nashr dalam as-Sunnah: 70 dan dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Ahkam al-Jana‘iz hlm. 258)
.
Ibnu Mas’ud Radhiallahu ‘Anhu berkata, “Ikutilah dan jangan berbuat bid’ah! Sebab, sungguh itu telah cukup bagi kalian. Dan (ketahuilah) bahwa setiap bid’ah adalah sesat.” (Ibnu Nashr: 28 dan Ibnu Wudhdhah: 17)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s