JALAN PEDANG

 

indexPEDANG NABI
Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar rahimahumullah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

بُعِثْتُ بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ بِالسَّيْفِ حَتىَّ يُعْبَدَ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ وَجُعِلَ رِزْقِيْ تَحْتَ ظِلِّ رُمْحِيْ وَجُعِلَ الذُّلُّ وَالصِّغَارُ عَلَى مَنْ خَالَفَ أَمْرِيْ وَمَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Aku diutus menjelang hari kebangkitan dengan pedang supaya hanya Allah semata yang diibadahi, tiada sekutu bagi-Nya. Rezekiku diletakkan dibawah naungan pedangku. Kerendahan dan kehinaan ditetapkan bagi siapa saja yang menyelisihi perintahku. Barang siapa menyerupai suatu kaum, ia termasuk bagian dari mereka.”
 
Hadits tersebut dikeluarkan oleh al-Imam Ahmad (no. 5114, 5115, 5667), al-Khatib dalam al-Faqih wal Mutafaqqih (2/73), dan Ibnu Asakir (1/19/96) dari jalan Abdurrahman bin Tsabit bin Tsauban dari Hassan bin ‘Athiyyah dari Abu Munib al-Jarasyi.
 
Inilah diantara hadits yang di-bombastis-kan orang bahwa Islam itu agama perang, teroris, haus darah dan penuh kebencian. Islam itu bukan agama rahmat dan kasih sayang. Oleh karena itu, serangan dan penjajahan oleh bangsa Barat, Timur, Utara atau Selatan atas Pelestina, Rohingya, Suriah, Afghanistan, Irak atau dimanapun ada ummat Islamnya.., itu adalah tindakan bagus karena dianggap pre-emptive. Walau bagai manapun dibuatkan pembelaan demi nama baik Islam, toh tetap saja ayat “Walan tardho ankal Yahud walan Nashoro…”, tidak bisa dibantah. Intinya…, non Muslim memang sudah tabiat dasarnya membenci dan anti Islam.
 
Tapi tahukah anda bahwa hadits itu merupakan satu petunjuk dari benarnya kerasulan Muhammad SAW? 
 
Injil Matius 10 : (34) “Djanganlah kamu sangkakan Aku datang membawa keamanan di atas bumi ini. Bukannja Aku membawa keamanan, melainkan membawa PEDANG.(Luk 12: 51-53).  (35) karena Aku datang mentjeraikan orang dengan bapanja, dan anak jg perempuan dengan ibunja dan menantu jg perempuan dengan mak-mertuanja. (36) dan orang jg serumahnya masing-masing akan mendjadi seterunja”. (Injil Lembaga Alkitab Indonesia)
 
Coba perhatikan, dimana ajaran KASIH dari ayat suci di atas? Tapi dibalik dan dibolak-baliknya itu semua…, ternyata dari keduanya ada PEDANG. Inilah bukti yang harus kita fahami dan maknai.
 

PERANG
Perang dalam perspektif Islam memiliki tujuan dan cita-cita mulia, antara lain:
1. Membebaskan manusia dari peribadahan kepada makhluk menuju peribadahan kepada Allah Subhanahuwata’ala, Dzat yang menciptakan dan memberikan rezeki. Allah berfirman,
وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّىٰ لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّهِ
“Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dans upaya agama itu semata-mata untuk Allah.” (al- Anfal: 39)
 
2. Menghapuskan kezaliman dan mengembalikan setiap hak kepada pemiliknya. Allah berfirman,
 
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا ۚ وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ
 
“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi karena sesungguhnya mereka dianiaya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha kuasa menolong mereka.” (al-Hajj: 39)
 
 
الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِم بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ ۗ
 
(Yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, selain karena mereka berkata,‘Rabb kami hanyalah Allah’.” (al-Hajj: 40)
 
 
3. Menghinakan orang-orang kafir, menghukum dan melemahkan mereka. Allah berfirman,
 
قَاتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ اللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَىٰ مَن يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
“Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan tangan-tanganmu. Allah akan menghinakan mereka, menolong kamu dari mereka dan melegakan hati orang-orang yang beriman serta Allah akan menghilangkan panas hati orang orang mukmin. Dan Allah menerima taubat orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Mengetahui lagi Maha bijaksana.” (at-Taubah: 14-15) (al-Mulakhas Fiqhi, al-Fauzan, 1/379—380
 
Dengan demikian, wajib bagi kaum muslimin untuk ikut berperang membela saudara-saudaranya yang diperangi dimana saja mereka berada di bumi ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s