PEREMPUAN KURANG AKAL (?)

Hadits

يا ‏‏مَعْشرَ‏ ‏النساء تَصَدَّقْنَ وأكْثِرْن ‏‏الاستغفار، فإني رأيُتكُنَّ أكثر أهل النار. فقالت امرأة منهن ‏جَزْلة (أي ذات عقل راجح): ‏‏وما لنا يا رسول الله أكثرُ أهل النار؟ قال: تُكْثِرْنَ اللَّعن،‏ ‏وتَكْفُرْنَ‏ ‏العشير، ‏‏وما رأيت من ناقصاتِ عقلٍ ودين أغلبَ لذي ‏لبٍّ‏ ‏مِنْكُن. قالت يا رسول الله وما نقصانُ العقل والدين؟ قال: أما نُقصانُ العقل فشهادة امرأتين تعْدِلُ شهادةَ رَجُل، فهذا نقصان العقل، وتَمكثُ الليالي ما تُصلي، وتُفطر في رمضان، فهذا نقصان الدين [رواه البخاري ومسلم].‏

Pada suatu hari raya Rasulullah Saw melewati kaum perempuan lalu bersabda: “Wahai kaum perempuan bersedekahlah dan perbanyak istighfar karena sesungguhnya saya melihat kebanyakan penghuni nereka kaum perempuan!”. Kemudian berkatalah seorang arif dari mereka: “Mengapa kebanyakan kami penghuni neraka?” Beliau bersabda: “Kalian sering melaknat, kufur (mengingkari) kebaikan suami, dan  saya melihat kalian kurang akal dan agama (tapi) sanggup mengalahkan akal lelaki!” Lalu perempuan itu berkata: “Apa maksud dari kurang akal dan agama?” Beliau menjawab: “Adapun kurang akal (adalah) kesaksiaan dua orang perempuan sebanding dengan kesaksian seorang lelaki, maka ini yang (dimaksud) kurang akal, dan (karena) kalian sering kali melewati malam tanpa sholat, dan tidak puasa di bulan ramadhan, maka demikianlah kurangnya agama. (HR. Bukhari dan Muslim)

.

Bukti ilmiah Otak Perempuan lebih kecil

Ilmu pengetahuan modern membuktikan: “otak perempuan lebih kecil dari otak lelaki hingga 10 %”, jantung perempuan lebih kecil dari jantung lelaki dan terdapat perbedaan dalam jumlah sel-sel otak dan jantung. Perbedaan ini diperkirakan mencapai miliar sel. Dari itu terdapat perbedaan mencolok dari jumlah sel-sel jantung dan otak antara perempuan dan laki-laki.

Para ilmuwan menegaskan bahwa perbedaan antara otak laki-laki dan otak perempuan sangat besar. Ini berdampak terhadap perbedaan cara berpikir, perilaku, reaksi dan berpersepsi terhadap sesuatu.  Mungkin…., diantara pemicu utama terjadinya banyak perceraian disebabkan ketidak- mampuan memahami perbedaan cara berfikir antar pria dan wanita.

Sesungguhnya kemungkinan penurunan jumlah sel-sel otak pada manusia yang bisa berujung penyakit  kehilangan memori lebih banyak menimpa kaum wanita dari pada lelaki. Penyebab penyakit  kehilangan memori (demensia) adalah rusaknya sel-sel otak pada saat penuaan usia dengan sedikitnya jumlah kandungan sel-sel otak perempuan akan mempercepat kemungkinan demensia dibanding kaum lelaki.

Dalam penelitian yang dirilis oleh Harvard University ( 2007) Dr Jill Goldstein menyatakan bahwa ada perbedaan yang sangat besar antara akal lelaki dan permpuan baik dalam jumlah besar atau berat atau cara menangani informasi, serta terdapat perbedaan jumlah sel masing-masing daerah pada otak. Secara umum otak perempuan lebih kecil dari otak manusia .

Hal ini juga ditemukan ilmuwan Kanada bahwa otak wanita lebih aktif dari otak lelaki oleh karena itu otak lelaki lebih baik dalam hal stabilitas, kenyamanan dan tidur sementara perempuan dalam kondisi tegang cemas dibanding laki-laki, bahkan pada saat tidur dikarenakan otak lelaki kerap kondisinya tenang. Maka dari itu kaum perempuan harus mengusahankan untuk mengimbangi hal tersebut dengan memperbanyakan amal kebaikan demi meningkatan stabilitas otaka.

.

Keistimewa fungsi masing-masing

Otak lelaki dapat menangani lebih dari satu kasus pada waktu yang sama dan otak wanita menangani hanya satu kasus, Tapi otak wanita unggul dari otak lelaki dalam kemampuan menaggung rasa kepelikan dan kesabaran dalam mendidik anak-anak atau hal yang serupa. Subhanallah, Allah memberikan fungsi spesifik masing-masing pada pria dan wanita sesuai tabiat dan peranannya dalam kehidupan.

Para ilmuwan mencoba memahami realitas berpikir perempuan dan perbandingannya dengan pikiran laki-laki untuk menemukan lebih banyak perbedaan sehingga masing-masing memiliki keistimewaan. Tapi hasilnya, otak pria dan otak wanita bekerja dengan cara yang sempurna dan masing-masing menjalankan fungsinya secara optimal.

.

Koneksi otak perempuan kurang

Jumlah koneksi antara sel-sel otak neuron di otak perempuan lebih sedikit jika dibandingkan dengan otak laki-laki. Koneksi-koneksi yang terdapat di antara sel-sel otak sangat mempengaruhi kecepatan dalam berpikir dan mentransfer informasi lewat sel-sel otak tetapi terdapat bagian yang bertanggung jawab pada emosi di otak perempuan yang lebih besar. Maka dari itu wanita lebih emosional, sentimental dan mampu membangkitkan emosi sehingga sangat berpontensi dalam godaan dan memprovokasi emosi. Para ilmuwan mengatakan bahwa perempuan lebih mampu menangkap sinyal emosional daripada pria. Nabi saw bersabda :

(وما رأيت من ناقصاتِ عقلٍ ودين أغلبَ لذي ‏لبٍّ ‏ ‏مِنْكُن) dan  saya melihat kalian kurang akal dan agama (tetapi) sanggup mengalahkan akal (kaum) lelaki”.

Maka hal ini dapat dijadikan kesimpulan ilmiah bahwa perempuan sangat berpotensi dalam menarik dan memprovokasi emosi kaum lelaki walaupun kita mengetahui jika otak perempuan kurang dan lebih kecil !.

Para ilmuwan menemukan bahwa jumlah distribusi dan pengurangan unsur abu-abu (pada gambar) di otak berbeda antara pria dan wanita,  dan unsur ini semakin berkurang ketika perempuan tertimpa  skizofrenia atau penyakit gangguan mental, dan di sini kita menemukan bahwa otak pria lebih tahan dari waktu ke waktu dalam keadaan sulit… maka itu Nabi Saw mewasiatkan “Perlakukanlah wanita dengan sangat baik “ [ Bukhari dan Muslim ], hadist ini menegaskan pentingnya perhatian lelaki terhadap perempuan, belas kasih dan berbuat baik kepadanya.

.

Otak lelaki lebih efisien

Otak wanita sangat berat mengatasi keadaan sulit yang membuat perempuan menjadi tertekan dan khawatir lebih banyak daripada pria, kekurangan ini dapat mengurangi kemampuan perempuan dalam memecahkan masalah, beradaptasi dengan keadaan, dan mendapatkan lebih banyak kebahagiaan, Bahkan otak wanita memproduksi lebih sedikit hormon serotonin (otak lelaki menghasilkan 50 % lebih banyak) hormon ini bertanggung jawab untuk kebahagiaan. Ini juga merupakan kekurangan bagi perempun.

Studi MRI dan tes IQ yang dilakukan pada pria dan wanita menunjukkan sedikitnya sel-sel yang terdapat pada wanita membuat kemampuan perempuan untuk melakukan perhitungan matematika kurang dari kapasitas lelaki. Penelitian ilmiah menggunakan MRI terhadap otak laki-laki dan perempuan memperlihatkan otak perempun banyak terpengaruhi kondisi stres dan kecemasan sehari-hari dibandingkan laki-laki karenanya wanita perlu stabilisasi dengan amalan-amalan seperti bersedekah, memuliakan tamu dll, dengan begitu akan memberikan kekuatan tambahan dalam menahan tekanan psikologis. Demikianlah Rasulullah Saw mewasiatkan kepada kaum perempun: “Wahai kaum perempuan bersedekahlah dan perbanyak istighfaar….”

.

Kesimpulan

1. Deskripsi Nabi Saw terhadap permpuan bahwa mereka `kurang dalam pikiran` merupakan pengistilah ilmiah yang sangat terperinci dan tepat. Ppara ilmuwan telah membuktikan ukuran otak perempuan, jumlah sel-sel otak, ukuran jantung dan jumlah sel-sel jantung “kurang” atau “sedikit” dibandingkan otak dan jantung lelaki.

2. Otak dan jantung adalah organ yang bertanggung jawab dalam hal berpikir, berpersepsi dan berhitungnya manusia, serta dalam merenungkan dan memahami sesuatu. Kurangnya ukuran dan jumlah sel-sel otak dan jantung pada perempuan menyebabkan pengurangan efisiensi dan tingkat persepsi, kapasitas pengambilan keputusan dan kemampuan untuk perhitungan dan sebagainya.

3. Perkataan Nabi Saw kepada para perempuan “ saya melihat kalian kurang akal dan agama (tetapi) sanggup mengalahkan akal (kaum) lelaki” merupakan realitas yang disimpulkan oleh para ilmuwan pada akhir-akhir ini bahwa otak wanita unggul dengan kemampuannya membangkitkan perasaan pria, meneriman pesan-pesan emosional yang lebih dari laki-laki, maka dalam kasus ini perempun unggul seperti yang disabdakan Rasulullah Saw (أغلبَ لذي ‏لبٍّ ‏مِنْكُن) di mana tafsiran ilmiahnya: “Meskipun kurangnya ukuran otak perempuan tetapi memiliki kemampuan mengalahkan otak laki-laki yang lebih sempurna dikarenakan keistimewaan otak yang dia miliki.”

4 . Kurangnya akal perempuan tidak berarti mereka kurang dari laki-laki karena Allah Swt melihat kepada  iman dan perbuatan baik manusia dan Allah Saw tidak membedakan antara pria dan wanita kecuali dengan amal perbuatannya: “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan…” [ AliImran : 195 ]

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” [ An-nisaa : 124 ]

5 . Allah menciptakan setiap jenis kelamin (wanita atau pria) berdasarkan karakteristik dan sesuai dengan peranan yang akan mereka jalani untuk menjamin kelangsungan hidup di bumi. Maka perempuan memiliki peranan rumit dan berat seperti melahirkan dan membesarkan anak dan memperhatikan kebersihan rumah, makanan, minuman dan perhatian terhadap anggotanya. Apa yang akan terjadi jika Allah Swt menciptakan pria dan wanita dengan tingkat pikiran, akal, otak dan jantung yang sama.? Mungkin akan mustahil karena keduanya tidak ada yang sanggup untuk menanggung beban rumah, dan perempuan tidak mampu membangkitkan emosi pria atau menarik (mengoda) untuk menikah dan memiliki anak…? Demikianlah Allah Swt menciptakan perempuan dengan otak dan jantung khas yang berbeda dengan lelaki untuk menjamin kontinuitas kebahagian hidup antara dua jenis insan.

6. Iilmuwan membuktikan bahwa otak wanita kurang efisien dalam mengatasi  masalah dan kekhawatiran sehinga wanita lebih cenderung berkeluh kesah dan marah ketimbang lelaki, seperti yang ditegaskan oleh Baginda Saw:  “..(karena) kalian kerap kali melaknak, dan tidak mensyukiri (mengingkari) kebaikan suami..”.Ketika otak perempuan gagal dalam mengatasi suatu permasalahan kecil yang dia hadapai maka ia mengeluh, marah, dan menolak kebaikan-kebaikan suaminya “dan tidak mensyukiri (mengingkari) kebaikan suami..”. Dan pada lelaki, ilmuwan telah membuktikan bahwa bagian otak yang bertanggung jawab untuk mengatasi masalah dan kekhawatiran lebih besar dan efisien.

7. Mungkin para perempuan akan bertanya bagaimana kita mengatasi kekurangan ini? Solusi dari permasalahan ini telah disampaikan Nabi Saw berupa metode terapi ilmiah dalam sabada baginda:  “Wahai kaum perempuan bersedekahlah dan perbanyak istighfaar..”. Sedekah dan istighfar merupakan dua hal yang meliputi nilai material dan abstrak, atau mencangkup pengobatan rohani dan fisik.

Seorang perempuan ketika bersedekah dengan hartanya sesungguhnya ia tengah menyingkir dari kekurangan tersebut dan merasa bahagia. Penelitian telah menunjukkan bahwa dengan bersedekah dapat meningkatkan sekresi hormon serotonin. Maka dari itu appakah kekurangan ini menunjukkan keterbalakangan perempuan atau sebagai penghormatan dan motivasi untuk meraih kebahagiaan dengan amalan sholeh ?

8. Adapaun kurang agama sangat jelas karena perempuan memiliki masa nifas (bersalinan) atau siklus menstruasi di mana memungkinkan mereka tidak sholat dan berpuasa selama masa ini sementara laki-laki berpuasa di bulan Ramadan dan melaksanakan sholat melebihi kaum perempuan. Hal kekurangan agama ini tidak merendahkan perempuan tetapi justu menunjukkan kelebihan dan keistimewaan perempuan atas kaum lelaki.

.

Diterjemahkan oleh  Amri Hatta, Lc dari situs:  http://www.kaheel7.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s